Berwisata ke Pulau Tidung Tanpa Travel

Sebatas pingin berbagi saja. Resolusi saya tahun 2013 ini adalah berwisata ke 7 lokasi wisata baru, apa itu lokasi wisata yg terdapat di Indonesia saja ataupun spot2 wisata yg berada di luar negeri. Lokasi pertama yng bakal saya jelajahi yaitu Sbb Pulau Tidung. Pulau Tidung berada di Pulau Seribu sebelah Selatan. Sebenarnya saya sudah tahu tentang pulau Tidung tersebut dari beberapa kawan nan sempat berkunjung ke Pulau Tidung, namun kata situasi di tempat wisata di Pulau Tidung itu nggak asyik2 banget. Tetapi pulau Tidung tetap saya masukan ke daftar tempat traveling yang perlu dijelajahi hal tersebut dikarenakan lantaran selain saya belum pernah satu kalipun ke pulau Seribu, tarif travel wisata ke Pulau Tidung saya anggap relatif terjangkau dan tidak usah cuti untuk berekreasi ke Pulau Tidung karena perjalanan ke Pulau Tidung daripada Jakarta kira-kira cuma 4 jam

Tuk perjalanan x ini, saya memakai tour organizer sebab gak pingin repot tetapi paket tour yg saya pesan namanya paket wisata backpacker Pulau Tidung. Tarif perpesertanya dikala itu yakni 350.K sudah includ snorkling komplit memakai alatnya, homestay AC, makan tiga x dsl

Pulau Tidung

Pulau Tidung

Naik kapal pery ke Pulau Tidung cool bener sob! sebab semuanya penumpang persis pengungsi, tapi ada pelampung tuk tiap penumpang kok. Jadi, bila memang kalian ga seneng jorok & nggak bisa ngeslank, saya jamin kamu semua gak bakal bisa menikmati indahnya laut. Kapal jalan jam 7 pagi. Waktu tempuh 2.5 jam. Gelombangnya terasa kencang. Saya yang awalnya ogah pake safety jacket jadi down dan cepat-cepat pakai semua hihihihihihih!! . Pukul setengah sepuluh rombongan sampai. Di sini agen wisatanya sudah lama nunggu kemudian kita di tunjukin ke alamat penyewaan tempat menginap dan makan siang. Pukul 12.00, wisatawan pergi untuk snorkeling.

Tetapi ajib, Menyelam bersama2 dg ikan kecil yang berwarna-warni itu menakjubkan oleh ikan kecil yang lucu itu. Habis snorkling, kita jalan2 dulu ke pulau Payung. Pantainya nggak begitu gede dan airnya jernih. Di sana juga terdapat banyak warung makanan hangat. Tentu saja karena selesai snorkling itu anda semuanya tentu akan terasa lapar, saya memakan indomie goreng disana. Menyantap Mi instant goreng sambil ngeliatin laut. Perjalanan pulang ke Pulau Tidung terasa menantang karena saat itu anginnya kencang banget sy dapat jatah duduk disebelah muka kapal. Sy baru nyadar menumpang kapal ditengah terpaan angin yang lumayan besar itu mirip dengan bermain permainan-permainan yg terdapat di dunia fantasi semua penumpang kapal takut, tegang tetapi cool.

Malamnya, dilaksanakan acara barbeque di tepi dermaga. Ikan bakarnya mantab bener kita berempat menyantab empat ekor ikan. Namun, saya tidak tahu ya apa julukan ikan yng saya bakar itu. Namun kata staff travel disana, ikan disana pastinya mantab kerna benar-benar fresh.

Jam mulai menunjukan pas jam setengah sembilan malam, namun ada salah seorang rekan yang pengen jalan-jalan menggunakan sepeda maka jadilah kami memakai sepeda menyusuri pulau Tidung, menuju jembatan cinta yg mengaitkan Pulau Tidung besar & Pulau Tidung kecil. Usai puas mandangin bintang, kita kembali ke homestay tempat menginap lagi. Keesokan harinya, kira-kira pukul 6.00, kita sudah janjian pingin sepedaan lagi ke jembatan cinta.

Sehabis dari jembatan cinta pas bener saat sy tiba di penginapan, hujan langsung turun deras. Rombongan kemudian makan lagi, sebab rupa-rupanya di homestay juga telah tersedia makan pagi, kemudian selesai itu saya mesti siap-siap bungkus2 barang bawaan karena tepat jam 10 kapal buat membawa pulang ke Jakarta telah menunggu.

Panjang sekali jika seandainya sy ceritakan semuanya kenangan waktu berlibur ke Pulau Tidung ini namun lantaran saya sudah kepingin tidur jadi saya sudahin dulu ya histori saya kala berlibur ke Pulau Tidung bersama-sama kawan semoga cerita ini mampu menjadi sesuatu yg cukup bermanfaat untuk anda semua yng minggu ini kepengen backpacker ke Pulau Tidung jg.

Leave a Reply

Your email address will not be published.